Skip to content

Westmorelandism Room

Ini soal Vans. Sebelum saya bernepsong-nepsong ria dengan sepatu ini mari kita lihat sebelumnya mengenai sejarah singkat sepatu ini yang berhasil saya copas dari salah satu thread di kaskus.


Pada tanggal 16 Maret 1966, Paul Van Doren bersama tiga orang temannya, yaitu
Jim Van Doren, Gordy Lee, dan Serge D’Elia membentuk Van Doren Rubber Co.,
kemudian sekarang kita kenal sebagai Vans. Vans merupakan produsen sepatu,
pakaian, dan aksesoris untuk olahraga seperti skateboard, snowboard, BMX, dan
selancar.

Pada tahun yang sama, Vans meluncurkan Vans #44, populer dengan nama Vans
Authentic, sebagai penjualan pertama. Pada hari itu pula, Vans #44 habis
terjual. Tahun 1975, dua orang skater ternama pada masa itu, Tony Alva dan Stacy
Peralta, mendesain Vans #95, yang kita kenal sebagai Vans Era. Pada masa
tersebut, Vans mencapai puncak kejayaannya karena Vans menjadi pilihan utama
bagi para pemain BMX dan skater. Terlebih lagi saat Sean Penn menggunakan Vans
Slip-On dalam filmnya yang berjudul “Fast Times at Ridgemont High” pada tahun
1982. Hingga sekarang, Vans sudah meluncurkan lebih dari 60 model, termasuk Era,
Authentic, Zapato, dan Sk8-Hi.

Di Jakarta sendiri, Vans tidak hanya dipakai oleh para skater, namun juga
personil-personil band, dan sneakers freak, yaitu orang yang hobi mengoleksi
sepatu. Di Jakarta, Vans juga termasuk barang langka, karena Vans tidak memiliki
toko resmi di Indonesia. Ada beberapa toko yang menjual produk Vans, baik sepatu
maupun pakaian dan aksesoris, tentunya dengan harga yang sedikit lebih mahal
karena mereka harus pesan dari luar negeri. Toko-toko yang menjual produk Vans
antara lain Koopa, My Shoes, Skematic, dan Insect.

Dari dulu hingga sekarang, Vans tidak pernah ketinggalan tren. Dari soal desain,
misalnya Authentic, klasik namun tetap matching bila dipadukan dengan tren yang
sedang booming sekarang. Meskipun modelnya selalu klasik, namun itulah yang
menyebabkan Vans menjadi barang yang selalu dicari.

Vans Authentic tu vans pertama yg di luncurin sama Van Dorren co. di tahun 70an.
Vans ini sangat di gemari sama skaters2 di amerika. sehingga di produksi lagi
oleh Vans yg bernama Vans Era. dan tentunya agar lebih menarik para pembeli. Vans Era di disain oleh Tracy sama Tony. Vans Era sebenernya modelnya sama saja seperti Vans Authentic tapi perbedaanya bagian bawah Vans Era lebih tebal agar lebih napak ke papan skate dan lebih empuk dan cendrung lebih tebal bahanya. Makanya sepatu era lebih nyaman utk para skaters. semenjak itu Tracy dan Tony menjadi trade mark Vans di Amerika.

Okeh, terima kasih kaskuser yang menulisnya karena saya malas menterjemahkannya melalui wikipedia (nyehehehe). Tidak peduli sejarahnya bagaimana yang penting sekarang sepatu ini menjadi salah satu sepatu favorit saya selain sendal jepit (what a great kind of thing to fave about!)

Dibawah ini saya pajang beberapa contoh gambar dari sepatu Vans yang berhasil membuat saya mupeng walau saya tahu sedang tak ada uang untuk membelinya, paling tidak saya pajang untuk dikenang dan mengimi-ngimingi (so hard) saya agar giat bekerja untuk membelinya.









Yah sekian post yang mengumbar sedikit kesenangan saya ini. Berharap pembaca yang baik hati ada yang mau memberikannya pada saya (amin! ya Tuhan amin!).

Thank you for Paul Van Doren and friends for made such many great shoes for world!!

  • Unlabelled

2 comments:

  1. Permalink #
    Rchliey said

    sam, itu sepatunya lucu banget yahhhh :)
    yg ice cream lucuuuu

  2. Permalink #
    Tatha Westmoreland said

    haha iyah makanya gue mau. tapi disni ga tau mau nyarinya dimana. hehe

Leave A Reply