Skip to content

Westmorelandism Room

Sebelumnya, Post dibawah ini akan memakai bahasa gaul Indonesia yang tidak baik dan sedikit benar.


Cowo gue pernah bilang gini waktu gue nanya kenapa sih kamu suka banget sama tengkorak? Dia bilang gini, "Karena tengkorak itu ingetin aku sama kematian. Kita harus inget kalo kematian deket sama kita." Kitra-kira dia bilang gitu sama gue. Okay, jujur gue ga suka kalo kematian deket-deket gue. Bukan berarti gue ga mau mati. Gue mau dan harus mati toh someday, tapi buat gue sekarang yang masi diberi nafas kehidupan sama bokap gue di surga, gue ga mau mikirin yang namanya kematian. Gue ga suka dia deket-deket gue. Apalagi dia deket-deket orang yang gue sayang.

Contohnya seperti ini. Suatu siang ga sengaja gue denger percakapan nyokap sama tante (maktuo) gue di dapur soal ompung gue (gue uda pernah bilang kalo ompung itu artinya oma dalam bahasa batak yee).
Mum: "Itu ulos si mamak kita keluarin aja dulu. Kita jait. Bagi-bagi buat cucu-cucu nanti kalo mau dipake buat persiapan."
Maktuo: "Iyah deh biar nanti kalo uda waktunya kita ga repot lagi sama begituan. Buat persiapan ompung."
Gue: "Buad APA?"
Maktuo: "Yah semuanya pasti akhirnya balik sama Tuhan lah."
Gue: "Ihs, kok ngomongnya gitu??"

Jujur, gue ga rela dan ga siap batin sampe ompung gue diambil Tuhan dalam jangka waktu dekat ini.

Ompung emang uda tua dan uda sakit-sakit. Biasalah kalo udah tua sakitnya macem-macem. Sama kayak emak gue. Tapi gue ga pernah sekalipun terlintas di pikiran gue (sebenernya pernah sesekali) kalo mereka para nenek gue meninggal. Ya, walaupun pernah sekalipun tapi gue ga pernah mengharapkan itu terjadi. Jangan sampe deh. Gue belom boker soalnya. Ga ada hubungannya sodarah-sodarah! (swt)

Menit berikutnya gue ngeliat mereka sibuk ngeluarin ulos ompung untuk dibagi-bagi buat cucu-cucu. Satu ulos buat dua orang dan akan dijait nanti. Jadi seorang satu. Ulos ini bakal dipake pas nanti pemakaman ompung. Oh Shit! I don't like this. I don't like to think about my lovely grandmother's death. So gue meninggalkan mereka dengan hembusan nafas panjang. Gue tau mereka ga bermaksud pingin nyokapnya mati cepet-cepet, tapi just in case, persiapan kalau-kalau.... Isi sendiri titik-titiknya ye.

Hal lain lagi yang gue merasa kematian ada di sekitar gue. Perbicangan gue sama ade gue kemaren malem soal pacar gue yang indigo, mantannya ade gue yang kinda indigo, dan temen ade gue yang juga indigo. Kenyataan bahwa orang-orang indigo itu lebih bisa merasakan dekatnya kematian itu. Oh God, kenapa kematian itu selalu nempel sama manusia bernyawa sih?? (Yaiyahlah bego, orang mati ya uda jelas-jelas mati. Ga perlu dideketin lagi sama kematian. -_______-' )

Jadi gini. Gue cerita beberapa pengalaman pacar gue ke ade gue. Ya gue cerita beberapa hal tentang dia yang bisa melihat-lihat seperti itu. Seperti apa? Ya seperti itulah *apasih gue. Dia juga cerita soal mantannya yang sebenernya ga indigo tapi dia sering banget diikutin sama roh-roh begituan dan dia jadi terbiasa dengan hal itu katanya. Mantannya kita panggil aja Brian. Kata ade gue dia pernah diikutin sama om gue yang orang bule itu sampe di rumahnya. Oh Shit! Ngapain coba om gue ngikutin dia? Kenal oi ga kenal. Nah dia ini sedikit mirip sama cowo gue dalam beberapa hal. Sebut aja mereka sama-sama suka lagu metal-metal gothic. Lagu kebanyakan dan band-band semacamnya yang gelap-gelap hitam such as The Black Dahlia Murder, laskar kuburan (apa yah namanya gue lupa), dan semuanya yang berhubungan dengan kuburan dan kawan-kawan. Uh, gue ga suka dah. Ga demen. Sorry, i am not in a kind taste music like that. Kecuali, ada kecualinya, gue lagi galau dan maunya bunuh diri. Mungkin gue akan merasa akan suka sekali dengan lagu-lagu yang menyerempet kematian seperti itu. Correct me if i am wrong guys atau kalian para pecinta lagu metal dan gothic.

Kalau bisa gue mau menjauhkan soal kematian jauh-jauh dari gue. Bukannya gue ga suka ataupun benci, enggak. Gue tau kita harus inget bahwa kita harus mati nanti dan ketemu Tuhan dan kita harus hidup seolah-olah kita mati besok. Gue ga bermaksud apa-apa tapi, just enjoy your life aja lah. Bukan berarti gue ga setuju sama pernyataan "Perbuatlah seolah kita akan mati besok." Benar emang. Tapi in a good way yah. Enjoy your life penting. Tapi enjoy yang gimana dulu yang harus kita lakukan? Enjoy yang juga inget bahwa diri kita itu suatu saat akan kembali ke pangkuan Sang Pencipta. Jadi jangan sombong. Jangan juga mentang-mentang berbuat seperti besok mau mati langsung deh pada nikah, trus kawin. YA GA GITU JUGA NYONG. Hahaha.

Satu lagi, gue jadi berpikir gini gara-gara tadi ngomongin soal temennya ade gue yang indigo. Kita kasi inisial O. Nah kalo katanya Brian, cowo gue yang indigo itu pasti taat bergama. Yes he is, but he is liberal too. Nah kalo temen ade gue yang O ini lebih kepada kesetanan, a.k.a indigo yang kebalikan dari cowo gue. Maennya kayak mangil-mangil roh-roh diluar sana, nyeh. Entah apapun yang dia lakukan tapi akhirnya gue sama ade gue mencari keterangan soal indigo ini di internet. Dan ini ciri-ciri orang indigo.

Karakteristik Anak Indigo:

1. Mempunyai kesadaran diri yg tinggi, terhubung dengan sumber (Tuhan).
2. Mengerti jika dirinya layak untuk berada di dunia.
3. Mempunyai pengertian yang jelas akan dirinya.
4. Tidak nyaman dengan disiplin dan cara yang otoriter tanpa alasan yang jelas.
5. Menolak mengikuti aturan atau petunjuk.
6. Tidak sabaran dan tidak suka bila harus menunggu.
7. Frustasi dengan sistem yang sifatnya ritual dan tidak kreatif.
8. Mereka punya cara yg lebih baik dlm menyelesaikan masalah.
9. Sebagian besar adalah orang yg menimbulkan rasa tidak nyaman.
10. Tidak bisa menerima hukuman yang tanpa alasan, selalu ingin alasan yang jelas.
11. Mudah bosan dengan tugas yg diberikan.
12. Kreatif.
13. Mudah teralihkan perhatiannya, bisa mengerjakan banyak hal bersamaan.
14. Menunjukan intuisi yang kuat.
15. Punya empati yang kuat terhadap sesama, atau tidak punya empati sama sekali.
16. Sangat berbakat dan rata-rata sangat pintar.
17. Saat kecil sering diidentifikasi menderita ADD / ADHD (Atenttion Defisit Disorder = susah konsentrasi) / ADHD (Attention Defisit and Hyperactive Disorder = hiperaktif).
18. Mempunyai visi dan cita-cita yang kuat.
19. Pandangan mata mereka terlihat, bijaksana, mendalam dan tua.
20. Mempunyai kesadaran spiritual atau mempunyai kemampuan psikis.
21. Mengekspresikan kemarahan dan mempunyai masalah dengan menahan amarah.
22. Membutuhkan dukungan untuk menemukan diri mereka.
23. Berada di dunia untuk merubah dunia, untuk membantu kita hidup dalam keharmonisan dan damai antara yg satu dengan yg lain dan meningkatkan getaran planet.

Karakteristik Indigo Dewasa:

1. Mereka pintar walaupun tidak selalu berada di tingkatan paling atas.
2. Kreatif dan sangat menikmati menciptakan sesuatu.
3. Selalu ingin tahu kenapa, khususnya jika mereka disuruh melakukan sesuatu.
4. Muak akan pekerjaan yang banyak dan berulang-ulang di sekolah.
5. Pemberontak di sekolah, menolak mengerjakan tugas dll. atau ingin memberontak tapi tidak berani karena ada tekanan dari orang tua.
6. Punya masalah dengan keberadaan, seperti tidak diterima, atau terasing. Biasanya menimbulkan perasaan ingin bunuh diri, tapi tidak benar-benar melakukannnya.
7. Punya masalaha dengan amarah.
8. Tidak nyaman dengan politik karena merasa suara mereka tidak dihitung, dan tidak peduli dengan hasil yang keluar.
9. Frustasi dengan budaya Amerika tradisional.
10. Tidak terima bila hak-hak mereka diambil atau diinjak-injak.
11. Punya hasrat yang membara untuk merubah dunia, tapi kesulitan menemukan jalurnya.
12. Mempunyai ketertarikan akan hal spiritual dan kemampuan psikis saat usia muda.
13. Punya beberapa "Role model" Indigo.
14. Punya intuisi yang kuat.
15. Punya sifat atau jalan pikir yang tidak biasa, sulit fokus pada tugas, atau meloncat-loncat di tengah pembicaraan.
16. Pernah mengalami pengalaman spiritual, psikis dll.
17. Sensitif terhadap yg berhubungan dgn listrik.
18. Mempunyai kesadaran akan dimensi lain.
19. Secara seksual sangat ekspresif atau malah menolak seksualitas aga bisa mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.
20. Mencari arti hidup mereka dan mengerti tentang dunia, mereka bisa mencarinya dengan melalui agama, buku dll.
21. Waktu mereka merasa diri mereka seimbang, mereka akan menjadi kuat, sehat, dan individu yang bahagia.


Oh yah, ga perlu gue bahas satu-satu tapi ya, sifatnya mirip sekali sama sifat cowo gue. Gue ga suka indigo? Jek, gue suka. Kalo gue ga suka ngapain gue pacaran sama dia?? Pacaran sama orang gini itu ngeri-ngeri sedep. Karena mereka kita tau kita tuh ga sendirian aja di kamar. Oh Man...

Satu hal yang gue tau dari cerita cowo gue bahwa sebenernya anak-anak yang gifted ini sudah seharusnya jagain bumi dan isinya karena mereka punya sesuatu lebih dari orang kebanyakan, dan itu seharusnya disalurkan dengan sebaiknya. Yah melindungi kita ini si orang-orang biasa dari segala kejahatan dan semacamnya. Seru loh pacaran sama orang begini. Dia itu kasi liat gue bahwa dunia itu ga kayak potongan gambaran dunia yang tertancap di otak gue. Banyak hal yang gue ga tau dan belom tau. Selama gue pacaran sama dia mungkin gue akan menemukan banyak hal aneh, yeah, bring it on!

Hey kalian yang indigo, pesen gue, jangan salah gunakan talenta luar biasa yang udah Tuhan kasih ke kalian. Pergunakan lagi untuk kemuliaan Tuhan kalian. Saling menjaga yah. Karena kalian terpilih dan seharusnya kalian bangga akan hal itu. Satu lagi, jangan pernah merasa itu beban (beban memang. gue tau itu susah), kalian juga harus inget kalau kalian ga sendiri dan jangan suka berpikir kalau kalian itu tertolak dan suka dibiarkan left behind and alone. Gak, gue sama sekali ga pernah mikir gitu. Dan gue harap orang lain juga berpikiran sama dan positif sama kalian.

The last but not least, salute buat mereka yang indigo dan bisa mempergunakannya dengan baik. Hidup Indigo!
*tapi gue tetep ga suka kematian deket sama orang-orang yang gue sayang *keras kepala -____-















Dari kiri: Tampangnya si Brian, tampangnya si cowo gue (yang orang yah bukan yang macan. ngok.) Hohoho

5 comments:

  1. Permalink #
    Arif Nur said

    wah pacar gue juga indigo, tapi dia indigo cewek sih :D

  2. Permalink #
    Rudi Santoso said

    Sama pacar gw juga cewe, dia bisa tau hal2 atau perbuatan yg gw lakukan meskipun dia jauh.
    Serasa di mata2in di bisa tau semua jalan pkiran gw.

  3. Permalink #
    Unknown said

    This comment has been removed by the author.
  4. Permalink #
    Multi Tri Wardani said

    Hmmm. Penampilan & gaya nya mirip kak sama temen Multi. Cowok indigo jg dia ^^. Thanks kak ceritanyaa

  5. Permalink #
    Ayu Putri said

    Mantan pacar saya indigo, dia juga bs liat smua aktivitas saya dr jarak jauh, dan dia juga bilang kalau anak indigo memiliki level indigo yg berbeda2, setiap bulan dia merasakan bahwa ada latihan2 untuk mencapai indigo level tinggi. Latihan yg dimaksud dia diberi ujian misalnya bertrung dengan roh2 tertentu, apabila ia kalah dlm pertarungan maka energinya akan diambil, sdgkn yg menang dlm prtarungan akan mndapatkan energi/kekuatan shg level nya akan lebih tibggi

Leave A Reply