Skip to content

Westmorelandism Room

sudahlah. toh aku cukup bahagia bersamanya.


that's life, and it always be that way.

Oh God, jangan bilang cinta ini hanya memutar dan ujung-ujungnya akan begitu lagi?

"Ketika kita meninggalkan tempat ini dan saat ini yang sudah sangat kita kenal, berarti kita memasuki serangkaian kejadian yang, jika dilakukan secara serempak, menghasilkan perubahan pada diri kita yang paling dalam."


-Joseph Dispenza
from the book of Chicken Soup for The Dieter's Soul.

Hosanna in the highest

Let Our King be lifted up
HOSANNA!!

-TW-

Semakin lama semakin bertanya,


"Is this all right God?"

dan jauh di dalam tanpa Tuhan harus menjawab langsung, saya tau jawabannya.

"No, it isn't right. All of them."

So?

Jangan harap gue membahas tentang konspirasi. artinya aja masih absurd buat gue. Tapi kata ini mencuat begitu saja di sekeliling gue belakang ini. Bermula dari blog temen gue si Ernest (http://santaibersamabangernest.blogspot.com/2010/11/yang-pas-saat-subuh-ya-soal-konspirasi.html) yang ga sengaja-nyebelin emang- gue baca, itu yang ngomongin soal konspirasi dan bikin gue mikir.

Lalu segala pengetahuan yang di dapat dari-tak lain dan tak bukan-you know who, bukan voldermort yang pasti, soal konspirasi dan kawan-kawan yang terlalu males untuk gue sebut di sini dan membuat gue seperti anak TK yang ga tau cara ngitung dengan baik dan benar.
Serem? Aneh? Emang konspirasi itu serem dan aneh. Googling aja juga banyak pasti yang ngebahas soal itu. Tapi satu hal, yes, i don't know much about it. Karena juga setiap gue pingin tau lebih lagi itu buat gue takut entah takut dalam hal apa, yang jelas gue ga mau terlibat di dalamnya lebih lagi. Cukup tau kalau itu sesuatu yang... bisa disebut, buruk.

"we are not allowed to be afraid of anything beside God.
so don't be afraid of what you read on the internet.
Ga semua yang kita baca itu bener.
Ga semua yang kita denger itu bener."

Setuju banget sama yang satu itu. Percayalah sama Tuhan yang loe kenal. Loe ga perlu persiapin senjata tajam atau segala sesuatu yang aneh-aneh buat defense loe terhadap konspirasi, yang perlu lo siapain itu adalah HATI loe yang takut cuma sama Tuhan, yang setia cuma sama Tuhan, dan yang percaya sama Tuhan. That's all and everything gonna be allright because God is by your side.

"Maybe it's a little bit crazy to believe in what I cannot see
Maybe it's a little bit crazy that my best friend is my Saviour
Maybe it's a little bit crazy that a King would give His life for me
Maybe it's a little bit crazy but I've heard much stranger

'Cos some things you gotta see by faith

Jump up and down
I don't care what people say
I'm gonna shout it out, I believe in Jesus"

Bukankah begitu?? Ya seperti itulah.

A: "Ya adilkan. Loe kaya, tapi keluarga loe begitu. Gue miskin tapi keluarga gue baik-baik aja tuh."


B: "Sebenernya sama aja kali. Loe juga ga miskin-miskin amat. Cuma emang dasar manusia aja. Kurang bersyukur."

Gue Kristen, gue selalu pake kalung salib kemanapun gue pergi, gue selalu dengerin lagu rohani di iTunes gue, tapi sikap gue, NOL, GAGAL sebagai seorang Kristen yang baik. Gue Munafik. Ya, lalu?


Sadar gag sadar yah, dosa itu bener-bener ngejahuin kita sama Tuhan. Sekarang gini, lo masih punya malu buad ketemu Tuhan dengan keadaan lo yang penuh dosa itu? Pikiran ini yang buad kita ngejauh dari Tuhan karena ngerasa gak enak. Jauh-jauh dan lama-lama kita kehilangan Tuhan dalam hidup kita. Oh man, ini yang gue gag mau terjadi dalam hidup gue, tapi gue juga gag pernah luput dari yang namanya dosa-dosa laknat itu.

Sekarang gini juga, Tuhan uda ngasi banyak berkat dan pertolongan yang gag ketulungan banyaknya dan gag ada habisnya buad kita, tapi kita masih aja bebel, ngeyel walau uda dibilangin berkali-kali sama Tuhan baik secara implisit ataupun langsung. Kayak gue ini, bebal kalo dibilangin. Gue dah tau itu dosa, masih aja dilakuin. Kan apa namanya kalo gag bego? Tapi tetep tuh Tuhan baik sama gue, gue bingung. Hadeh... Itulah yah bedanya sama manusia, He owns all the universe and even the human inside.

Tapi tau gag sih kalau (mungkin) Tuhan juga ada batas kesabarannya. inget kan Tuhan pernah ngamuk di bait Allah gara-gara tu bait dijadiin tempat jualan bukannya buat ibadah. Gue takut aja kalo Tuhan marah sama gue. Sakit euy pasti. Makanya gue mau berenti buad dosa yang ngecewain Tuhan. Tapi masalahnya gue gag akan bisa kalo cuma pake kekuatan gue sendiri. Pray pray pray dan niat yang penting. Susah? Hajar!

Gue gag mau cuma jadi Kristen KTP atau belagak ke gereja, nyanyi-nyanyi semangat sampe loncat-loncat tapi hati, pikiran, dan perbuatan gue masih mengecewakan Tuhan dan bersifat duniawi. Oh, yang jelas kita harus berusaha buad keluar dari dosa-dosa kita. Ditambah tadi gue baca blog temen gue soal konsiprasi, antiChrist dan segala macemnya itu, yang membuat dunia ini makin serem kalo kita gag kuat-kuat iman. Gue gag mau deh jadi penghuni neraka (ketok-ketok amit-amit).

Jadi bagi kalian yang membaca, semoga ini dapat sedikit banyak menyadarkan kalian kalau dunia ini semakin jahat dan kalau kita gag kuat-kuat iman, kita bisa hanyut ikut arus kekejaman itu. Inget juga kalau Tuhan emang baik tapi jangan sampe dia menutup pintu maaf buat kita saking kita itu bebal dikasi taunya. Jangan sampe deh. Tapi guys, Tuhan kita gag sedangkal dan sejahat itu. Karena dia TUHAN. :)

"and how many times have i broken Your heart? but still You forgive if only i ask."

Hey, recently i just wanna make my lifestyle higher than now.
Yesterday i colored my hair into dark blue one and i decided to consume a new shampoo for my hair - more expensive than i usually used. And when the Christmas come, i want to curly my hair like this...


I am on diet too. I wanna loose about 3kg more from my weight now. Just like her...


I want to be more mature, polite, and smarter like this great girl does.


Then i am going to shopping like a shopaholic,


Buy many great clothes, pants, and shoes. (no heels - its killing me).


Being photograph like this,


and after that i am going to buy a comfortable chair with many colors and patterns inside,


Owh, and collect many cool toys and display them in the box like this.


Having a boyfriend like him...



or an Asian boyfriend like him,



Being photograph with him like this,


and the last, having a great date with my the one and only favorite one,

Zac Efron.

Oh God, i hope you grant my wishes. In Your name i prayed, Amen!!


Kata-kata ini selalu berkumandang di otak saya ketika saya sedang dalam masalah, baik yang oleh karena perbuatan saya sendiri maupun perbuatan orang lain.

"Jangan nangis. Ayo berusaha dibetulin sendiri. Mikir gimana caranya supaya bener. Nangis ga akan benerin apa-apa."

Hoo, thanks to you for taught me how to act when i am going to cry because of the mess i made.

anda cantik
anda
fashionable
anda baik hati
anda pintar bersosialisasi
anda jenius merangkai kata
anda hebat dalam berpikir
anda mempunyai kepercayaan diri tinggi
anda
down to earth
anda
humble
anda penggerak semua orang
anda pemimpin
anda pekerja keras
anda motivator yang hebat

saya kagum.
saya iri.

sayapun bingung kalau ada pria yang meninggalkan anda.
jelas dia bodoh. mungkin.

saya tidak akan pernah menjadi anda, tentunya.
tapi saya belajar banyak hal dari anda, terutama tulisan anda.
terima kasih untuk itu.

Oh, damn, why so i adore you girl??

Bingung hendak menulis apa di kalimat pertama, sambil tetap memakan chocolate cheese baked bread yang baru saja saya buat, akhirnya saya menulis juga dengan kata-kata, "Bingung hendak menulis apa di kalimat pertama." So lame. But, anyway, setelah mengklik iTunes dan memutar "Jumper" yang dinyanyikan oleh Third Eye Blind, dan tetap menyantap cemilan di sore hari saya, kata-katapun tertulis, salah, terketik disini.


Oke, baru saja saya menonton (lagi) (500) Days of Summer dikarenakan tugas kuliah saya mengenai experimental art in narrative (terdengar berat -yang memang berat-) yang mengharuskan saya untuk benar-benar menontonnya dengan baik dan membuat review yang tidak kacangan a.k.a berbobot.

Okay, here we go, kalau ada cerita cinta yang diawali dengan menampilkan ending kisahnya, ini salah satunya yang terbaik yang pernah saya lihat. Tidak perlu menuliskan sinopsisnya karena saya yakin dosen saya sendiri tidak menyuruh saya untuk menulis sinopsis melainkan argumen dan pandangan mengenai film ini secara profesional penceritaan, oleh sebab itu silahkan menonton sendiri filmnya dan kemudian barulah baca kembali tulisan saya ini.

Lanjut mengenai kalimat saya tadi, jujur, gaya penceritaan film yang disutradarai oleh Marc Webb ini berbeda dan unik dari film-film yang bertemakan soal cinta sebelumnya. Seriously, pada awalnya saja kita sudah diwarning kalau ini bukan kisah cinta melainkan kisah mengenai cinta dan saya yakin konotasinya berbeda antara kedua. "
This is a story of boy meets girl, but you should know upfront, this is not a love story." Karena ini kisah mengenai cinta, jangan disalahkan kalau kisahnya tidak happy ending seperti film cinta kebanyakan. Ini film dengan kisah yang biasa, namun tidak diceritakan dengan biasa. Hal ini yang membuatnya menarik.

Pertama, kita tahu mereka tidak akan bersama dari awal cerita, kemudian kita diajak untuk melihat lagi ke belakang, kepada kisah dimana mereka pertamanya bertemu dan si pria yang terlihat hidup segan mati tak hendak itu jatuh cinta kepada si wanita yang memang tidak percaya dengan yang namanya cinta, ditambah dengan wataknya yang keras kepala dan mandiri. Tapi penceritaan tentu tidak sedangkal itu. Bukan sekedar flash back biasa, tapi kita diajak untuk maju mundur maju lagi, mundur lagi, mundur, mundur, maju, maju, mundur, dan maju lagi. Ribet? Memang, tapi itu yang seru. Disini, cerita bisa tiba-tiba ke hari dimana mereka bersenang-senang, lalu pindah lagi ke hari dimana mereka bertengkar, lalu pindah lagi ke hari dimana mereka biasa-biasa saja, dan seterusnya seperti itu sampai akhirnya narator kembali berbicara untuk menutup film dengan sangat baik dan membuat saya tersenyum kecil sesudahnya.

Kembali ke masalah penceritaan yang aneh itu, kita akan tetap bisa mengikuti dan mengerti karena dibantu dengan pemunculan angka-angka hari -hari dimana mereka bersama, ya 500 hari di musim panas (summer) dengan tokoh wanita yang juga namanya Summer. Hal ini dapat saya katakan pintar karena point utamanya adalah itu, kalau kita ketinggalan sedikit saja potongan-potongan kisah itu, kita akan kesulitan untuk memahami keseluruhannya karena kisah tidak diceritakan sejalur, tapi dengan banyak jalur dan ruang waktu yang berbeda-beda yang saya yakin membuat penonton harus tetap melihat layar kaca mereka dan tidak menoleh sedikitpun walau untuk melihat siapa yang memencet bell pintu rumah.

Angka-angka itu sangat membantu, sangat sangat amat membantu karena kita menjadi tau kapan itu terjadi dalam kurun waktu 500 hari itu tanpa harus diceritakan oleh si tokoh maupun naratornya. Kita juga akan tau apakah kisah menyenangkan atau sedih atau juga yang biasa-biasa saja yang terjadi dari ilustrasi kertika angka-angka itu muncul. tentu saja kalu kisah itu akan sedih atau tidak menyenangkan maka ilustrasinya akan lebih suram dari yang biasanya. Pintar bukan. Endingnyapun cukup menarik, walau ini kisah yang tidak berakhir dengan tulisan "just Married." di bagian belakang mobil dengan kaleng-kaleng berisik menyangkut di belakangnya, namun si tokoh wanita ini dibuat berakhir senang karena ia menikah dengan seorang pria, sedangkan si Tom, diapun dibuat mengerti beberapa pelajaran atas apa yang dialaminya selama bersama dengan Summer dalam kurun waktu 500 hari itu dan akhirnya dia ditemukan dengan seorang wanita lain secara tidak sengaja ketika ingin melamar pekerjaan, lucunya, nama wanita itu adalah Autumn. Setelah musim panas ya musim kemarau. Setelah Summer ya Autumn. Dan serunya, ending dibuat mengambang, maksudnya penonton dapat dibuat seperti dalam kondisi ini, "Wah, berarti ada cerita lain abis ini, tapi ga diceritain." Di akhir si tokoh utama menanyakan nama wanita itu dan wanita itu menjawab kalau namanya adalah "Autumn", detik berikutnya si tokoh pria memandang ke arah kamera a.k.a penonton dan tersenyum kecil, detik berikutnya juga angka-angka baru dimulai lagi dari 0 dan gambar pohon musim panas berganti menjadi pohon musim kemarau. (500) Days of Autumn huh??

Intinya, kisah tidak berhenti sampai disitu, yang akhirnya saya putuskan menjadi sebuah pesan terselubung bahwa ketika kita putus dengan seseorang, maka akan ada orang lain setelahnya, sama saja seperti satu kisah selesai dan kisah lain menanti. Tapi kisah itu akan bagaimana, ya kita tidak akan tahu pasti, yang jelas itu akan terjadi. Kesan yang saya tangkap untuk ending adalah seperti itu. At least, ini cukup membuat lega bagi saya yang tidak terlalu suka dengan sebuah bad ending karena walau pada akhirnya tidak bersama si tokoh wanita yang dicintainya, ia bisa memulai kisah cinta lainnya dengan wanita baru yang ditemuinya. At least juga, dia tidak mati bunuh diri saking depresinya patah hati.

Dan nilai tambah ada pada point-point ini: music, quotes, dan design.
1. Quote, banyak kata-kata menarik yang tidak dibuat-buat dan terkesan indie dalam film ini. Simple, tidak lebay, namun tepat. Seperti dialog dibawah ini.

Tom: What happens when you fall in love?
Summer: You believe in that?
Tom: It's love, it's not Santa Claus.

See, simple, namun memang begitu kenyataannya. Seperti dialog kekesalan si Tom di bawah ini ketika ia ditinggalkan begitu saja oleh Summer yang memang tidak ingin berkomitmen dari awal.

"This is lies. We are liars. Think about it. Why do people buy cards? It's not because they want to say how they feel. People buy cards because they can't say they feel or are afraid to. And we provide the service that let's them off the hook. You know what? I say to hell with it. Let's level with America. Or at least let them speak for themselves. Right?"

Saya pikir itu cukup keren dan cukup untuk membuat sadar.

2. Lanjut kepada kelebihan yang lain, Really, the music was so good and the lyrics was so synchronize with the film. Dan saya baru sadar kalau lagunya sudah ada di iTunes saya, pantas saja terdengar familiar. Ada dua yang saya suka yaitu She's Got You High by Mumm-Ra dan Sweet Disposition by The Temper Trap.

She's Got You High - Mumm-Ra

She's got you high and you don't even know yet
She's got you high and you don't even know yet
The sun's in the sky, its warming up your bare legs
You can't deny your looking for the sunset

She's got you high and you don't even know yet
She's got you high and you don't even know yet
It's the search for the time before it leaves without you
Have you lost your mind or has she taken all of yours too?
Whats this about? I figured love would shine through
We've lost romance this world has turned so see through
Open your mind, believe it's going to come to
Romance alive and hope she's going to tell you

She's got you high!

Sweet Disposition - Temper Trap

Never too soon
Oh reckless abandon, Like no one's watching you
A moment, a love
A dream, a laugh
A kiss, a cry
Our rights, our wrongs
A moment, a love
A dream, a laugh
A moment, a love
A dream, a laugh

Just stay there Cause I'll be comin' over While our bloods still young
It's so young, it runs
Won't stop til it's over. Won't stop to surrender
Songs of desperation, I played them for you

A moment, a love
A dream, a laugh
A kiss, a cry
our rights, our wrongs
A moment, a love
A dream, a laugh
A moment, a love
A dream, a laugh

Just stay there Cause I'll be comin' over While our bloods still young
It's so young, it runs. Won't stop til it's over. Won't stop to surrender

A moment, a love
A dream, a laugh
A kiss, a cry
Our rights, our wrongs (won't stop til it's over)
A moment, a love
A dream, a laugh
A kiss, a cry
Our rights, our wrongs (won't stop til it's over)
A moment, a love
A dream, a laugh
A kiss, a cry
Our rights, our wrongs (won't stop til it's over)
A moment, a love
A dream, a laugh
A moment, a love
A moment, a love (won't stop to surrender)

Yah, kira-kira juga mengerti kisah cinta di dalamnya seperti apa. Not a good love songs but yeah, a good songs about love.

3. Terakhir, Dari sisi grafis, entah kenapa desain dalam film seperti motion graphic setiap angka yang muncul serta gambar-gambar arsitektur yang dibuat oleh si tokoh utama ini cukup menarik perhatian. Terutama pada endingnya, dimana si Tom ini patah hati sangat, background sekirtarnya tiba-tiba menjadi seperti sketsa pensil di kertas yang terhapus perlahan dan hanya menyisakan dia seorang. Hal ini sungguh menambah kesan dramatisnya.

Well, sang sutradara yang katanya adalah sebuah sutradara video klip (dan ini adalah film perdananya!) berusaha menampilkan sesuatu yang berbeda dari segi penceritaan dari kisah 500 hari si Tom dengan si Summer ini secara acak. Intinya, film ini berisi kisah biasa yang merupakan perpaduan antara ide penceritaan yang tidak biasa ditambah dengan copywriter yang jenius dan lagu yang keren serta grafis yang mendukung dengan baik. Kalau di rate, saya beri angka 8 dari 10. Jujur, film ini sedikit sulit dimengerti tapi saya mencoba untuk mengerti, terutama di bagian akhir ketika Tom dan Summer akhirnya berbicara mengenai Summer yang tidak menyukai sebuah hubungan bisa menikah dengan seorang pria. Dengan santainya Summer menjawab bahwa itu adalah takdir. Semua sudah di atur. Ya sejenis itu. Itu cukup menyadarkan saya bahwa kebersamaan kita sekarang ini dengan seseorang, bukan berarti kita akan bersamanya kelak karena bisa saja kita akan bersama dengan orang lain yang tidak kita kenal, even the perfectly stranger. Karena itu semua sudah ditakdirkan, jadi jangan terlalu berharap banyak atas sebuah hubungan sebagai persiapan untuk kemungkinan terburuk apabila dikecewakan kelak.

Seperti inikah yang anda pikirkan setelah selesai menontonnya? Mungkin saja pemikiran anda tidak sama dengan pemikiran saya, karena film ini endingnya memang memunculkan banyak persepsi, baik yang buruk, baik, bahkan biasa-biasa saja mengenai kisah cinta, bukan, kisah mengenai cinta tepatnya. So, jangan terlalu berharab akan kisah yang lebay dan romantis, tapi ambilah pelajaran yang bisa diambil di dalamnya.

Ada satu quote yang bijak dari adik Tom yang ternyata lebih dewasa darinya walau umurnya terpaut jauh dari tom, "Look, I know you think that she was the one, but I don't. No, I think you're just remembering the good stuff, next time you look back, I, uh, I think you should look again."
Ayo para pria dan wanita yang patah hati, jangan termakan oleh yang namanya cinta karena yang kalian kenang di kepala kalian adalah memori yang indah saja, kalau kalian memikirkan yang buruk, mungkin akan lebih mudah untuk melupakan bahkan mencibir orang yang sudah membuat anda sakit hati. Just get up! Quit being a pussy.

Attention with this one:
"Most days of the year are unremarkable. They begin, and they end, with no lasting memories made in between. Most days have no impact on the course of a life. May 23rd was a Wednesday.
"


Akhir kata, really-really keep on eye with it, and grab the lessons.





a

t


Kok belakangan ini gue merasa beruntung terus yah? maksudnya segala sesuatu baik adanya. Ini terasa dari nilai-nilai UTS gue yang membaik. Wah gue bersyukur banget UTS gue nilainya bagus-bagus. Puji Tuhan. Tapi seneng emang keberuntungan datang bertubi-tubi sejak gaji gue juga uda dilunasin semua dan hubungan pacaran gue membaik setelah di anak tirikan oleh ff8 (-___-). Tapi kok ada kekhawatiran dikit yah, maksudnya gue takut dibalik semua keberuntungan yang bertubi-tubi ini ada kesialan besar yang menanti. Oh no gue mikirnya aja ogah dah, takut. Ya, tapi harus selalu positif thinking aja dan bersyukur. Ga cuma disaat gue seneng tapi juga susah. Yang penting kan bersyukur disaat susah. Udah susah mau syukurin apa? Justru itu! Bersyukur sama adanya kesialan dan masalah karena itu buat kita menjadi pribadi yang lebih kuat. Tapi... Tapinya banyak. Haha. Ga ada tapi, dibawa dalam doa aja. Pikirin hal-hal baik yang juga akan datang lagi nantinya, karena apa yang dipikirkan itu yang jadi kenyataan. Amin.


Tuhan Yesus baik, percaya itu. Jangan pernah takut akan hari esok karena kesukaran hari ini cukuplah untuk hari, dan besok, ada kesukarannya masing-masing, namun nikmatilah itu, karena Tuhan Yesus baik, Dia akan selalu ada buat gue, elo, dan semua. Kalo kata Disney, "Hakuna Matata!", that means: "Don't Worry About Tomorrow!", karena...

Tuhan Yesus Baik. :)

Dia
saya sayangi
saya peduli
saya urusi
saya lindungi
saya syukuri

Saya
hanya saya

Mereka
saya sayangi
saya peduli
saya hormati
saya syukuri

Dia
akan saya sayangi sepenuh hati
walau perbedaan tampaknya sulit

Saya
hanya saya

Mereka
akan saya balas semua kebaikan
tidak akan saya kecewakan

Saya
takut, takut ditinggalkan Dia dan mengecewakan Mereka.

Saya.
Dia.
dan Mereka.

teringat kata-kata kakak laki-laki saya,
"dia umur 20 tahun, seumuran sama loe, tapi dia lebih dewasa, gak kayak lo yang pecicilan kayak anak 17 tahun."

okeh.
saya mau jadi dewasa.
untuk tidak cepat menangis, mengeluh, dan dapat menempatkan diri pada situasi dan kondisi yang tepat.

ada yang bilang, menjadi dewasa berarti berusaha mencoba untuk mengambil keputusan yang terbaik dan tau mana yang berguna.

tua itu pasti, dewasa itu pilihan.

ketika kita mencoba untuk berubah, semua akan terasa menjadi lebih baik.
saya mencoba untuk menjadi lebih dewasa.
dan saya harap itu menjadi lebih baik.

"Human civilization is depend upon signs and systems of sign, and the human mind is inseparable from the functioning of signs - if needed mentality is not to be identified with such functioning."

-Charles Moris-

saya ingin merokok dan minum alkohol. meringankan bebankah itu? tapi saya ingin. walau hanya sedikit beban yang terangkat dan banyak muntah yang dikeluarkan. saya ingin.

Meluangkan waktu dalam kesempitan tugas dan rutinitas, menulis sejumput penat yang itu-itu saja, malah mungkin bertambah.


Belakangan ini entah kenapa, selalu saja merasa sendiri. Walau banyak orang disekitar, seperti makhluk halus yang tak kasat mata, peduli setan dengan mereka, saya merasa sendiri.
Belakangan ini entah kenapa, banyak yang sepertinya memakai topeng, oh, apakah sudah dari dulu begitu? Entahlah. Pura-pura baik di depan, menusuk di belakang. Maunya apa?
Belakangan ini entah kenapa, banyak aib terkuak. Banyak backstabber berkeliaran, banyak omongan di belakang, banyak yang tidak jujur, banyak yang munafik, banyak yang tidak menjadi dirinya sendiri, banyak yang egois, banyak yang mulutnya jahat, banyak yang setan!!

Belakangan ini saya bertanya, "Kenapa semua orang sepertinya palsu? Mana yang asli? Mana yang tulus? Mana yang namanya teman? "
dan selalu berakhir dengan, "People suck."
Padat. Singkat. Jelas. Kenyataan.

Belakangan ini entah kenapa bawaannya ingin menjadi orang jahat. Karena semua kebaikan dan keramahan dibalas dengan kejahatan dan kekerasan yang sebanding dengan kemunafikan dan kepalsuan.

Mungkin ini hanya ada di benak saya yang sudah terkontaminasi dengan polusi-polusi kata-kata negatif, biarlah. Tapi sungguh, ini susah untuk dibersihkan kembali, sekalipun memakai detergen pembersih otak.
Saya pikir percuma. Untuk apa berpikir dan bersikap positif apabila dibalas dengan yang negatif?
Mungkin akan jauh lebih baik kalau negatif dibalas dengan yang negatif juga. No hard feeling.

Tapi itu bukanlah hidup dan itu bukanlah saya.
Saya sudah terbiasa hidup sendiri. Saya dididik untuk mandiri. Saya diajar untuk berjuang sampai saya tidak mampu lagi untuk bekerja. Saya diajar untuk berusaha memperbaiki apa yang tidak benar, bukannya malah menangis dan merengek minta dibetulkan.
Saya terbiasa hidup terpisah-pisah dari orang-orang yang saya sayang dan mulai terbiasa dengan yang namanya kepalsuan.

Karena percaya atau tidak percaya, saya sendiri mempertanyakan, "Sebenarnya saya itu siapa dan bagaimana?"
Mungkin saya terikut menjadi palsu dan munafik?
Ya mungkin seperti itu benar adanya. Tapi tenang, sebentar lagi topeng seperti itu akan saya buka dan saya akan menjadi saya yang lagi-lagi menjadi orang tidak enak hati, menjadi orang yang sok peduli masalah orang lain, dan harus menjadi orang yang kuat disakiti, kuat di tusuk dari belakang, kuat dipalsukan, dan menjadi orang yang siap menolong siapa saja yang membutuhkan pertolongan.

I am not a hero, neither superwoman. But i am try to be a helper as much as i can, as long as i have the power to do it. yeah, i am just an ordinary human with many thought.