Skip to content

Westmorelandism Room

Tidak satupun kata terucap,
tak jua tertulis di atas kertas.
Entah mengapa itu hanya kata-kata yang terbang
diatas udara dalam otak yang sempit,
melayang nelangsa ke ujung pulau,
pulau memori namanya.
Tak tahu harus berucap apa,
tak tahu harus menulis apa.
Hati ini banyak maunya,
hati ini tahu jawabnya,
tapi sayangnya dia hanya bisa diam,
hanya bisa berpikir dan berpikir
tapi terlalu takut untuk bertindak.
Takut kalau waktu tidak cukup
untuknya mengeluarkan aumannya.
Tapi sampai saat ini, waktulah obat baginya
dan bagi semua hati yang menunggu jawaban.
Ya, waktu obatnya. Jawaban dari semua pertanyaan.
Haruskah kata itu diucapkan dan ditulis dengan tinta?
Tidak.
Hei kamu, aku tidak akan bersua, tidak juga akan menulis, maka mengertilah sendiri.
Biar waktu yang menunjukkannya padamu.

0 comments:

Leave A Reply